Tampilkan postingan dengan label #pov #pointofvoice #aksarasegara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #pov #pointofvoice #aksarasegara. Tampilkan semua postingan

08 April 2025

Kehidupan Romansa Tatkala Usia Bertambah #POV

Beberapa waktu yang lalu, saya mengunjungi rekan seperjuangan. Berniat untuk sekadar berbincang dan ya karena masih dalam nuansa Idulfitri sekalian kami saling bermaaf-maafan. Obrolan yang mengalir begitu saja dari mulai bagaimana nuansa lebaran tahun ini, kabar masing-masing, lalu merambah ke obrolan tentang romansa tambatan hati dan banyak hal lainnya tentang pola pikir. Bagi saya yang sangat gemar untuk berbincang beberapa hal di antaranya cukup berkesan. Secara tidak langsung kami berbincang banyak hal perihal 'life update' ala kadarnya. Ini rangkuman perbincangan tengah malam kami.

14 Oktober 2024

Cari Manusia Itu

 

Kadangkala ketika hidup menjadi begitu brengsek, kita akan merasa bahwa dunia ini isinya hanya drama gak jelas, hanya orang-orang munafik dan bajingan, diisi oleh mereka-mereka yang menyebalkan. Tanpa di sadari ketakutan dan segala kekhawatiran itu membuat kita terlalu muak untuk bertahan hidup. Maka, seringkali muncul pikiran bahwa kita tidak pantas mendapat semua kebaikan yang ada di muka bumi ini. Jika sudah berada di fase demikian, maka perlahan tapi pasti akan muncul perasaan ingin mengakhiri hidup. Dengan cara apapun itu, namun jangan mati sebelum kamu menemukan dia. Siapa dia? Cari Manusia Itu.

23 Mei 2021

RAMBUT GONDRONG = KRIMINALITAS DI SEKOLAH? #POV2


Selamat datang di POV, Point of Vocal, ini suara saya, ini pendapat saya. Kau boleh sepakat atau tidak sepakat, yang terpenting adalah bagaimana cara kita menghargai tiap-tiap pendapat. Selamat membaca.

Hal yang selalu menjadi pertanyaan besar dikepala saya ketika sekolah adalah perihal tata tertib yang entah berantah ini.
Rambut tidak boleh melebihi alis, telinga dan mungkin tidak boleh melebihi batas suci masjid, dan juga sepatu harus hitam. Sebab menurut saya kedua hal ini tidak ada sangkut pautnya dengan kegiatan belajar mengajar di sekolah. Kalau sepatu mungkin ada yang berpendapat bisa terjadi ketimpangan sosial atau golongan-golongan strata tertentu. Mau bagaimana lagi? Penghapusan strata pada sekolah di Indonesia sudah diinisiasi dengan adanya seragam (tidak memakai baju bebas seperti sekolah sekolah di film hollywood) Sampai ada penyitaan sepatu yang ketahuan memakai sepatu dengan garis berwarna non hitam atau sepatu berwarna lain. Menurut saya ini tidak penting, mengapa demikian? Markidah, mari kita bedah!

22 Mei 2021

LULUS CEPAT ATAU LULUS TEPAT? | #POV1


Selamat datang di POV, Point of Vocal, ini suara saya, ini pendapat saya. Kau boleh sepakat atau tidak sepakat, yang terpenting adalah bagaimana cara kita menghargai tiap-tiap pendapat. Selamat membaca.

Banyak orang beranggapan bahwa lulus cepat itu perlu demi mudahnya mendapat pekerjaan dengan segala embel-embelnya, Biasanya dimulai dengan ambisi perihal mempercepat masa studi, seperti mendapat IP yang konstan diatas 3 mungkin, atau mengambil semester antara demi mempercepat SKS yang ditempuh agar bisa segera mengambil skripsi. Saya tidak masalah dengan hal itu, menurut saya semua orang punya prinsipnya masing-masing. Kau ingin lulus cepat atau tepat waktu, disini bukan berarti saya kontra dengan mahasiswa-mahasiswa yang berambisi begitu besar terhadap studi di perguruan tinggi. Sebab dilansir dari website Republika.co.id bahwasannya pengangguran dengan gelar sarjana mencapai 6,9%.